Pada pekan terakhir November 2013, fenomena cuaca yang langka terjadi di
Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat. Dalam peristiwa yang hanya
terjadi kira-kira setiap 10 tahun, seluruh canyon (ngarai) diselimuti
dengan kabut. Sementara diatas canyon, langit terlihat cerah tak
berawan.
Fenomena ini dikenal sebagai 'Inversi Suhu'. Inversi suhu biasanya terjadi pada musim dingin ketika ada malam-malam panjang, dan seperti namanya, inversi terjadi ketika lapisan udara dingin terjebak di bawah udara yang lebih hangat, menurut National Weather Service (NWS).
Ini adalah kebalikan dari pola yang biasa, dengan suhu umumnya menurun dengan meningkatnya ketinggian.
Setelah matahari terbenam, tanah kehilangan panas dengan sangat cepat, dan ini mendinginkan udara yang bersentuhan dengan tanah. Namun, karena udara adalah konduktor panas yang sangat buruk, udara yang berada di atas permukaan udara tetap hangat.
Kondisi yang mendukung pengembangan inversi permukaan yang kuat adalah angin yang tenang, langit cerah, dan malam-malam yang panjang yang persis dengan apa yang terjadi di Grand Canyon saat itu.



Posting Komentar