Tidak perlu terkejut atau kecewa jika suatu hari pasangan Anda
tiba-tiba terbakar emosi dan marah-marah. Jangan salahkan pasangan yang
sedang marah. Yang perlu Anda tekankan pada diri sendiri adalah jangan
sampai Anda juga tersulut dengan kemarahan pasangan.
Tanamkan pada pikiran Anda bahwa pasangan Anda sebenarnya juga tak
suka marah. Jadi bantu mereka untuk kembali menenagkan diri. Berikut
langkah yang bisa Anda lakukan untuk meredam emosi pasangan yang
disarankan oleh Jack Ito PhD , seorang psikolog dan konsultan pernikahan.
Berikut 3 tahapan yang dikutip :
Dengarkan!
Dengarkan setiap ucapan pasangan ketika sedang marah. Jangan meladeni setiap serangan agar tidak makin besar api kemarahan berkobar. Jangan pula mencoba menenangkan. Sekali lagi.. dengar…dengar..dengar. Biarkan semua habis ditumpahkan. Letakkan tangan di mulut agar Anda benar-benar tak terpancing untuk menanggapi. Ada waktu yang tepat nanti untuk menanggapi apa yang diucapkan pasangan saat marah. Tapi tidak sekarang.
Mundur
Jika pasangan Anda makin marah, lebih baik Anda menghindar. Biarkan dia berpikir ulang dengan apa yang sudah ia ucapkan. Berkisap diam dan tak perlu memberi perhatian kepada pasangan. Biarkan ia bosan dengan suasana tersebut.
Tunda
Ini langkah terakhir. Jika pasangan Anda terus menyerang meski Anda sudah diam, katakan padanya Anda perlu waktu untuk mempertimbangkan apa yang dia katakan dan kemudian pergi sampai Anda dapat menemukan solusi.

Posting Komentar